Apakah Benar Orang Introvert Itu Selalu Mengalami Depresi?


Apakah Benar Orang Introvert Itu Selalu Mengalami Depresi? -  Kamu pernah mengalami hal yang membuatmu mengurung diri? Maksudku, sesuatu yang benar-benar membuatmu frustasi bahkan depresi.

Menurut KBBI, depresi adalah gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan yang merosot (seperti muram, sedih, perasaan tertekan). Begini, yang ingin dibahas disini adalah depresi yang dialami oleh seorang introvert(bersifat tertutup). Saya akan menceritakan perasaan saya yang mungkin juga dialami oleh sebagian orang ;introvert di luar sana.

Aku dan kamu mungkin pernah mengalami masalah yang membuat kita menjadi tertekan. Ketika ditanya apa masalahnya, aku tidak tahu. Aku dan kamu mungkin sering menangis tanpa sebab. Sering merasa muak dan bosan dengan semua keadaan. Kamu pura-pura bahagia di hadapan mereka, padahal sejujurnya hatimu sedang ambyar seambyar-ambyarnya. Anehnya, semua orang bisa bercerita kepadamu mengenai masalahnya, dan kamu bisa memberi solusi tentunya. Tapi ketika kamu sendiri ditanya apa masalahmu, kamu tidak tahu dan tidak bisa bercerita. Kamu memilih untuk diam dan bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa. Padahal ketika kamu sendirian, kamu merasa lelah dengan hatimu. Kamu menangis dalam diam, menatap apa-apa yang bisa kamu ratapi; pandanganmu kosong.

Hidup aku dan kamu seperti kehampaan yang tak berujung. Mungkin sebagian orang berpendapat, kamu kurang dekat dengan Tuhanmu. Oke, itu masukan yang bagus. Tapi yang ingin kamu perjelas adalah kenapa aku begini, kenapa aku menangis tanpa tahu masalahku? Why? Sekarang kita kesampingkan dulu hubungan kita dengan Tuhan. Sebenarnya apa yang terjadi pada diriku? Aku kesepian ditengah-tengah keramaian, bahkan aku harus pura-pura memakai topeng di hadapan semua orang. Apalagi yang kurang? Aku punya keluarga, aku punya teman, aku juga punya orang yang aku sayang, bahkan aku juga punya gaji.

....
Depresi itu nyata, dan introvert pun juga bisa mengalaminya. Ketika kamu mengabaikan masalah-masalah kecil. Masalah tersebut kemudian menggunung menjadi masalah besar yang kamu sendiri tidak tahu penyebabnya. Padahal kamu yakin, semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Sedangkan aku, tidak punya masalah, tapi tidak tahu jalan keluarnya. Jalan yang kamu tempuh untuk mengungkapkannya adalah menangis dalam kesendirian. Dalam sepi, kamu adalah orang gila yang banyak bicara lewat air mata.

Seorang introvert tidak akan pernah menceritakan masalahnya kepada siapapun, sekalipun orang terdekatnya; orang tua. Mereka lebih memilih memendamnya, dan menangisinya ketika semuanya sudah tumpah. Introvert punya sisi lain, yang tidak dimiliki siapapun. Mereka peka dan perduli, meskipun sebagian orang menganggapnya aneh dengan segala ketertutupannya. Mereka juga mampu bahagia dengan caranya sendiri. Tanpa perlu diperlihatkan kepada orang lain.

Hai, kamu tidak sendiri, ada aku disini. Jika kamu down, lalu bagaimana dengan aku yang ingin bangkit melalui dirimu. Kamu adalah penyambung harapan untuk aku, bahkan untuk mereka yang memiliki masalah yang sama. Masalah yang tidak tahu apa, hanya diri sendiri yang mengerti. Jadi kesimpulannya, aku dan kamu, juga mereka, adalah jiwa-jiwa yang kuat. Apapun masalahnya, kamu pasti bisa menjalaninya.