Apakah Kristen dan Nasrani itu sama? Ini Jawabannya!

 



Apakah Kristen dan Nasrani itu sama? Ini Jawabannya! - Sebutan "Kristen" (Ibrani: מְשִׁיחִיִּים - 𝗠𝗘𝗦𝗛𝗜𝗞𝗛𝗜𝗬𝗜𝗠, harf: pengikut Mesias/ Kristus) dan "Nasrani" (Ibrani: נוֹצְרִים - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜𝗠) itu terkadang "sinonim" yaitu sama-sama merujuk kepada golongan orang-orang yang beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. Kamus Bahasa Ibrani sendiri menunjukkan bahwa "Christian" adalah נוֹצְרִים - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜𝗠. Sedangkan kata Ibrani 𝗸𝗲𝗸𝗿𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻𝗮𝗻 / 𝗰𝗵𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻𝗶𝘁𝘆, 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵: נַצְרוּת - 𝗡𝗔𝗧𝗦'𝗥𝗨𝗧.

Namun antara kadang antara "Kristen" (Ibrani: מְשִׁיחִיִּים - 𝗠𝗘𝗦𝗛𝗜𝗞𝗛𝗜𝗬𝗜𝗠) dan "Nasrani" (Ibrani: נוֹצְרִים - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜𝗠), kedua istilah itu "tidak merujuk kepada makna yang sama." Maka penggunaannya harus melihat konteks. Sebab, ada golongan "Sekte Nasrani" yang telah ada sebelum kelahiran Yesus Kristus. Disebabkan adanya kemiripan bunyi juga timpang tindih yang merujuk ke istilah "Nasrani (Kristen)" dan "Sekte Nasrani." Dengan adanya kaitan nama Yesus Kristus dengan kota asal-Nya 𝗡𝗮𝘇𝗮𝗿𝗲𝘁.

penyebutan dalam bahasa Ibrani נָצְרִי - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜 yang mentuk pluralnya adalah: נוֹצְרִים - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜𝗠, dapat merujuk kepada murid-murid Yesus orang Nazaret (Kisah Para Rasul 26:28), maupun sebutan נָצְרִי - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜 untuk "sekte Nasrani" (Kisah Para Rasul 24:5). Memang secara spesifik untuk merujuk kepada para murid Kristus adalah: Yunani: χριστιανος - 𝗞𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗔𝗡𝗢𝗦, 𝗴𝗼𝗹𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝘂𝘀/ 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗶𝗸𝘂𝘁 𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝘂𝘀 dan Ibrani: מְשִׁיחִי - 𝗠𝗘𝗦𝗛𝗜𝗞𝗛𝗜 (𝘀𝗶𝗻𝗴𝘂𝗹𝗮𝗿); מְשִׁיחִיִּים - 𝗠𝗘𝗦𝗛𝗜𝗞𝗛𝗜𝗬𝗜𝗠 (𝗽𝗹𝘂𝗿𝗮𝗹), 𝗮𝗿𝘁𝗶𝗻𝘆𝗮: 𝗚𝗼𝗹𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗶𝗸𝘂𝘁 𝗬𝗲𝘀𝘂𝘀 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀. Namun demikian, kata נָצְרִי - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜 atau נוֹצְרִים - 𝗡𝗢𝗧𝗦'𝗥𝗜𝗠 lebih sering digunakan.

Mari bersama-sama mempelajari kata-kata ini.

KRISTEN, asal kata

I. ETYMOLOGY

Kristen, Yunani χριστιανος - 𝗞𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗔𝗡𝗢𝗦. Sebutan ini muncul 3 kali dalam Alkitab, memaksudkan para pengikut Kristus Yesus, pendukung Kekristenan:

* Kisah Para Rasul 11:26

(🇮🇩) LAI TB, Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."

(🇬🇧) NKJV, And when he had found him, he brought him to Antioch. So it was that for a whole year they assembled with the church and taught a great many people. And the disciples were first called Christians in Antioch.

(🇬🇷) Translit interlinear, kai {dan} heurôn {setelah menemui} auton {dia} êgagen {membawa} auton {nya} eis {ke} antiokheian {antiokia} egeneto {itu terjadi} de {lalu} autous {pada mereka} eniauton {satu tahun} holon {penuh} sunakhthênai {(mereka) berkumpul} en {dalam} te ekklêsia {jemaat/ kumpulan umat} kai {dan} didaxai {mengajar} okhlon {orang-orang/ masyarakat} ikanon {banyak} khrêmatisai te {(mereka) dipanggil} prôton {(untuk) pertama kali} en {di} antiokheia {antiokia} tous mathêtas {para murid} khristianous {(orang2) Kristen, noun - accusative plural masculine}

ASAL DARI SEBUTAN ITU

Istilah χριστιανος - 𝗞𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗔𝗡𝗢𝗦 , mungkin mulanya menggambarkan "serdadu-serdadu Kristus", atau "rumah tangga Kristus", atau "pendukung-pendukung Kristus". Lukas, yang mengenal jelas gereja Antiokia di Siria, menempatkan pemakaian pertama sebutan itu di sana. Herodes Agripa juga menyinggung nama χριστιανος - khristianos.

Namun Kisah Para Rasul 11:26 tak dapat dipandang sebagai memastikan penanggalan asal mula gelar itu. Tapi ada alasan untuk menghubungkan kejadian itu dengan apa yang mendahuluinya, sebab Lukas baru saja menunjukkan bahwa Antiokhialah jemaat pertama dengan suatu unsur murni non-Yahudi, bekas penyembah berhala; artinya: Antiokhia-lah tempat pertama di mana orang-orang non-Yahudi melihat agama Kristen lain dari mazhab Yahudi. Nama-nama yang cocok bagi orang-orang yang bertobat pasti tidak lama kemudian muncul.

Dalam beberapa sumber berpendapat bahwa kata χριστιανος - "𝗸𝗵𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻𝗼𝘀" (𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗱𝗶𝗺𝗶𝗻𝘂𝘁𝗶𝘃𝗲 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗮𝘁𝗮: Χριστός - 𝗞𝗛𝗥𝗜𝗦𝗧𝗢𝗦, itu sebuah julukan yang awalnya sifatnya 'ejekan' yang berarti harfiah "Kristus-kecil" (bentuk diminutive: χριστιανος - 𝗸𝗵𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻𝗼𝘀) yang dilontarkan orang-orang kepada pengikut Kristus mula-mula/ Jemaat mula-mula:

tuh kristus kecil.....

hei kristus kecil!

pergi kamu kristus kecil!

Kemudian nama ini menjadi nama yang legitimate untuk menyebut kelompok orang yang percaya Kristus.

Sebutan "Kristen" atau χριστιανος - 𝗸𝗵𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗮𝗻𝗼𝘀, telah baku pada tahun 60-an Masehi. Herodes Agripa yang licik memakainya pasti untuk menyindir Paulus. Petrus, mungkin dari Roma, sebelum penghambatan oleh Nero, mengingatkan "para orang pilihan" di bagian-bagian Asia Kecil, supaya seorang pun jangan malu jika dipanggil untuk menderita sebagai Kristen. Kaisar Nero melancarkan tuduhan-tuduhan palsu terhadap suatu mazhab yang masyarakat umum 'sedang menyebutnya' ('appellabat' - bentuk masa kata kerjanya penting) "orang Kristen".

III. SUMBER SEBUTAN ITU

Kata χρηματισαι - '𝗸𝗵𝗿𝗲̂𝗺𝗮𝘁𝗶𝘀𝗮𝗶' (terjemahan Bahasa Indonesia "disebut") dalam Kisah Para Rasul 11:26 ditafsirkan bermacam-macam. Ada terjemahan "menyebut diri mereka", berpendapat bahwa "Kristen" adalah sebutan yang diciptakan di jemaat Antiokhia. Terjemahannya memang mungkin, tapi tidak harus begitu. Agaknya lebih sesuai jika masyarakat non-Kristen Antiokhia-lah yang menciptakan sebutan itu. Di lain tempat, memang masyarakat non-Kristenlah yang menggunakan sebutan itu.

χρηματισαι - '𝗸𝗵𝗿𝗲̂𝗺𝗮𝘁𝗶𝘀𝗮𝗶' sering diterjemahkan "disebut di depan umum" untuk menunjuk kepada perbuatan resmi dalam mendaftarkan mazhab baru di bawah nama "orang-orang Kristen". (Pendaftaran dengan mudah akan menerangkan adanya sebuah sebutan Latin). Tapi kata itu dapat dipakai lebih bebas, dan barangkali Lukas bermaksud tidak lebih dari menunjukkan, bahwa sebutan itu dipakai umum di kota pertama, di mana sebuah sebutan yang menunjukkan perbedaan sangat diperlukan. Dari sini mungkin dengan cepat dan mudah menjadi resmi dan umum.

IV. PEMAKAIAN BERIKUTNYA

Jika sebutan "Kristen" mulanya nama ejekan, nama itu, seperti halnya sebutan "Metodis" pada waktu yang lebih kemudian, diterima oleh mereka yang diejek. Lama-kelamaan orang percaya harus menjawab pertanyaan "Apakah kamu Kristen?" Tidaklah memalukan untuk menerima maksud sebuah nama kehinaan, jika nama itu berisi Nama Juruselamat. Dan nama itu mempunyai kelayakan tertentu: ia memusatkan perhatian kepada unsur yang membedakan di dalam agama baru ini, yakni bahwa agama itu berpusat kepada Pribadi Kristus. Jika nama χριστος - 𝗞𝗛𝗥𝗜𝗦𝗧𝗢𝗦 tidak dimengerti oleh kebanyakan non-Kristen, dan mereka kadang-kadang mengacaukannya dengan nama umum χρηστος - 𝗞𝗛𝗥𝗘̂𝗦𝗧𝗢𝗦, yang berarti "baik, baik hati, kemurahan hati", hal itu adalah 'paronomasia', permainan kata, yang dapat dipakai untuk menghasilkan yang baik. Demikianlah dalam kepustakaan awal abad 2, nama itu dipakai tanpa persoalan oleh uskup Kristen Ignatius (di Antiokhia) dan oleh wali negeri Pliny (di daerah yang disebut dalam 1 Petrus).


Update : Sebenarnya ada pengertian yang berbeda antara kata ναζωραιος - 𝗡𝗔𝗭𝗢̂𝗥𝗔𝗜𝗢𝗦 (orang Nazareth) ; ναζωραιων αιρεσεως - 𝗡𝗔𝗭𝗢̂𝗥𝗔𝗜𝗢̂𝗡 𝗛𝗔𝗜𝗥𝗘𝗦𝗘𝗢̂𝗦 (sekte Nasrani); dan "𝗡𝗮𝘇𝗼𝗿𝗲𝗮" (nama salah satu Sekte 𝗴𝗻𝗼𝘀𝘁𝗶𝗸 Mandaean).

Penjelasannya sebagai berikut :

1. NAZÔRAIOS (orang Nazareth)

Gelar ναζωραιος - 𝗻𝗮𝘇𝗼̂𝗿𝗮𝗶𝗼𝘀 dalam Alkitab PB hanya ditujukan kepada Yesus Kristus --> Yesus Kristus orang Nazareth (Matius 2:23; Markus 1:24; Lukas 2:39)

* Matius 2:23

LAI TB, Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

KJV, And he came and dwelt in a city called Nazareth: that it might be fulfilled which was spoken by the prophets, He shall be called a Nazarene.

TR, και ελθων κατωκησεν εις πολιν λεγομενην ναζαρετ οπως πληρωθη το ρηθεν δια των προφητων οτι ναζωραιος κληθησεται

Translit interlinear, kai {dan} elthôn {setelah Dia datang} katôkêsen {Dia tinggal} eis {di} polin {kota} legomenên {yang disebut} nazaret {nazaret} hopôs {supaya} plêrôthê {dipenuhi} to rêthen {yang dikatakan} dia {melalui} tôn prophêtôn {para nabi} hoti {yaitu} nazôraios {Orang nazaret} klêthêsetai {Dia akan disebut}

Ha-Berit,

2. NAZÔRAIÔN HAIRESEÔS (sekte Nasrani)

Dalam Kisah 24:5 tsb. 𝗞𝗮𝘁𝗮 "𝗦𝗲𝗸𝘁𝗲 𝗡𝗮𝘀𝗿𝗮𝗻𝗶" (𝗡𝗔𝗭𝗢̂𝗥𝗔𝗜𝗢̂𝗡 𝗛𝗔𝗜𝗥𝗘𝗦𝗘𝗢̂𝗦) tidak mengarah kepada pengikut Yesus Kristus , sebab sebelumnya pengikut Yesus disebut dengan nama 'Kristen' (χριστιανος - KHRISTIANOS, Kisah 11:26).

Dan sebenarnya 'Sekte Nasrani' itu telah ada sebelum kelahiran Yesus Kristus. Namun adanya kata yang mirip, yaitu antara "NASRANI" dan "NASARET" menjadikan seringnya terjadi salah-pengertian dengan adanya kaitan nama Yesus Kristus dengan kota asalnya Nazaret.

"𝗦𝗲𝗸𝘁𝗲 𝗡𝗮𝘀𝗿𝗮𝗻𝗶" 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 "𝘀𝗲𝗸𝘁𝗲 𝗬𝗮𝗵𝘂𝗱𝗶 𝗽𝗿𝗮-𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻" 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝘂𝘁 𝗺𝗶𝘀𝘁𝗶𝗸 𝗴𝗻𝗼𝘀𝘁𝗶𝗸 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗮𝗲𝗮𝗻. Sekte ini disebut dalam Epiphanus Panar.I,Haer. 29,6 & Tafsiran Jerome (Yesaya 11:1, thd kata Ibrani נֵצֶר - NETSER).

Dalam Talmud (Ta'an.27b); Tertulianus: Marcion IV.3; Tafsiran Jerome (Yesaya 5:18), sekte ini jelas menunjukkan ciri sebuah sekte Yahudi yang kemudian bersinkretisasi juga dengan kekristenan (Yohanes Pembaptis) tetapi berbeda dengan pengikut Yesus, bahkan dalam Epiphanes (Panar.I, Haer.18 ) dengan jelas dibedakan antara "sekte Nasrani" Mandaean dengan 'umat Kristen.'

3. NAZOREA (nama salah satu Sekte gnostik Mandaean)

𝗦𝗲𝗸𝘁𝗲 𝗴𝗻𝗼𝘀𝘁𝗶𝗸 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗮𝗲𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁𝗮𝗻 "𝗡𝗔𝗭𝗢𝗥𝗘𝗔" 𝗮𝘁𝗮𝘂 '𝗡𝗔𝗧𝗦𝗢𝗥𝗔𝗬𝗔' (𝗯𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗮𝘁𝗮 '𝗻𝗮-𝘇𝗮𝗿') 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗦𝗶𝗿𝗶𝗮 '𝗻𝗮𝘁𝘀𝗮𝗿' (𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗹𝗼𝗴𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗿𝗶𝗮 𝗶𝘀𝘁𝗶𝗹𝗮𝗵 𝗔𝗿𝗮𝗺 '𝘇' 𝗱𝗶𝘁𝘂𝗹𝗶𝘀 '𝘁𝘀). Nazar/natsar berarti 'menjaga' yaitu menjaga tradisi dan mencerminkan usaha untuk mempertahankan tradisi Yahudi & Taurat dengan ketat. Tetapi, sekte ini sekaligus bersifat sinkretis dengan faham gnostik.

"SEKTE NASRANI" BUKAN KRISTEN

"Sekte Nasrani" (Kisah 24:5) sudah ada sebelum kelahiran Yesus dan adanya kaitan nama Yesus dengan kota asalnya Nazaret bukan berarti Kekristenan asalnya itu "Nasrani". Dan "Sekte Nasrani" adalah "sekte Yahudi pra-Kristen."

Pada awal perkembangan kekristenan di kalangan Yahudi, masih banyak yang memelihara torat seperti yang dijumpai dalam persidangan di Yerusalem (Kisah15) dan murid-murid Yakobus (Kisah 21:20), tetapi kita mengetahui bahwa kemudian mereka mengikuti ajaran Kristus melalui pengajaran Petrus dan Paulus untuk mengikuti jalan pertobatan iman kepada Tuhan Yesus Kristus dan pertolongan Roh Kudus.

Jadi dapat dimaklumi kalau para orang Kristen yang masih dalam proses transisi 'Taurat menuju Injil' itu kemudian disamakan oleh para pemimpin Yahudi dan dianggap "sekte Nasrani" juga (Kisah 24:5).

𝗧𝗲𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗻𝘆𝗮 𝘄𝗮𝗸𝘁𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗿𝗮 𝗿𝗮𝘀𝘂𝗹 𝗺𝗮𝗸𝗮 𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗷𝗲𝗹𝗮𝘀 𝗯𝗲𝗱𝗮 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗶𝗸𝘂𝘁𝗶 "𝘀𝗲𝗸𝘁𝗲 𝗡𝗮𝘀𝗿𝗮𝗻𝗶" 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗶𝗸𝘂𝘁𝗶 𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗬𝗲𝘀𝘂𝘀 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗺𝘂𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 "𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝗲𝗻" (𝗞𝗶𝘀𝗮𝗵 𝟭𝟭:𝟮𝟲;𝟮𝟲:𝟮𝟴; 𝟭 𝗣𝗲𝘁𝗿𝘂𝘀 𝟰:𝟭𝟲)

Dalam Kitab-Suci umat Muslim, pengikut Yesus disebut sebagai 'Nasrani' (Nashara, Sura. 5:82) Ini bisa dimaklumi mengingat bahwa latar belakang Islam banyak berinteraksi dengan agama Yahudi (terutama di Medinah) dan menggunakan julukan orang Yahudi kepada orang Kristen sebagai julukan mereka juga.

Dengan demikian penyebutan yang umum kita dengar "NASRANI" (Ibrani: נָצְרִי - NOTS'RI) yang ditujukan bagi kaum Kristiani (orang-orang Kristen), memang "tumpang tindih" antara "Nasrani Kristen" dan "Sekte Nasrani." Namun hal ini sudah kadung menjadi stigma, ya sudah terima saja dengan pertimbangan konteks. Namun saya mengharap dengan penjabaran ini Anda sudah dapat memahami latar belakang sebenarnya.

So konklusinya, Kristen dan Nasrani adalah 2 hal yang berbeda