Apa Itu KOREABOO? Berikut Penjelasan dan Arti KOREABOO!

 



FENOMENA KOREABOO

Apakah kalian pernah menemui dan mempunyai teman atau siapapun di sekitar kalian atau mungkin diri kita sendiri , terobsesi secara over dengan kebudayaan suatu negara dan menganggap negara tersebut paling no 1 dalam segala hal dan kita seolah-olah menganggap diri kita itu suatu warga negara tersebut dengan melakukan tindakan yang over atau berlebihan ?

.

Nah,di dalam dunia per-korea-an (Kpop atau terkait sesuatu yang berbau korea) pasti ada orang-orang yang seperti itu dan Kita mengenal mereka dengan nama "Koreaboo" apa sih koreaboo itu? 

Apakah orang-orang yang menggunakan nama korea di sosial media(seperti saya),mendengarkan kpop,menonton K-drama,mempelajari bahasa korea, Stan K-idol,orang yang tertarik dengan budaya K-culture,punya teman orang korea,pacaran dengan orang korea termasuk golongan koreaboo? Jadi kita akan membahas tentang Koreaboo dibawah ini

.

PENGERTIAN KOREABOO

Dari berbagai sumber Koreaboo adalah Seseorang yang sangat terobsesi dengan budaya Korea sehingga mereka mencela budaya mereka sendiri dan menyebut diri mereka orang Korea. Mereka biasanya adalah fanatik kpop (bukan penggemar) atau penggemar(yang over fanatik) League of Legends atau game kompetitif lainnya yang populer di Korea Selatan.


Jadi disini jelas ya?koreaboo adalah orang-orang yang terlalu over fanatik dengan korea sehingga dia sering menganggap negaranya sendiri maupun negara lain jelek dan menggangap negara yang disukainya paling no.1 dalam segala hal,mereka tidak memiliki darah korea tapi menggangap diri mereka itu orang korea dan terkadang membuat hal-hal yang memalukan karena sikap mereka yang terlalu over.

.

SEJARAH DAN KEMUNCULAN KOREABOO


Banyak orang bahkan tidak tahu dari mana istilah Koreaboo berasal. Ini sebenarnya berasal dari campuran kata korea +"Weeaboo"(digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sepenuhnya mengabaikan kewarganegaraan mereka dan mengklaim diri mereka sebagai orang Jepang).

Di amerika Istilah koreaboo digunakan untuk orang-orang yang menyukai korean pop tetapi ini adalah salah satu bentuk prasangka dan diskriminasi menurut penelitian di sogang univeritas seoul

Maka dari itu banyak Kpop fans melakukan pembelan karena Kpop fans(normal) dan koreaboo adalah dua hal yang berbeda,orang yang menyukai kpop(kpop fans) ataupun sejenisnya bisa dibilang hanya respect terhadap korean culture dan tidak terlalu bersifat fanatik dan menggangap dirinya sebagai orang korea dan koreaboo adalah sebaliknya bersifat over dan menggangap dirinya adalah orang korea meskipun faktanya mereka bukanlah orang korea.



GOLONGAN YANG TERMASUK DI DALAM KOREABOO


Seperti yang saya sebutkan diatas apakah golongan orang orang di atas dapat di sebut koreaboo?

Dari berbagai sumber kpop fans,k-drama lovers,dan golongan orang yang saya sebutkan diatas bukan termasuk golongan koreaboo kecuali orang-orang yang over fanatic dan orang yang benar benar mendewakaan negara tersebut,menganggap dirinya orang korea dan membenci fakta bahwa dia bukan orang korea dan yakin dirinya adalah orang korea,menjadi oppa/korean hunter(hanya ingin mempunyai pacar/teman orang korea saja hanya karena kagum dengan ke-warga-negaranya dan bukan kepribadianya),menggangu privasi orang korea yang lain karena hanya ingin berteman dengan orang korea sampai menyerang akun sosial medianya, menggunakan frasa frasa bahasa korea yang tidak tepat dan dicampur dengan bahasa indonesia/english sehingga menimbulkan kebingungan(kecuali dalam tahap belajar bahasa korea), memanggil / chat orang korea yang tidak dikenal pertama kalinya dengan sebutan oppa atau tanpa se-izin orang korea tersebut.


Jadi intinya hal hal / sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, menyukai suatu hal untuk motivasi itu baik dan tidak ada salahnya juga asalkan tidak berlebihan dan masih bersifat wajar...

..

Jika ada yang kurang berkenan mohon dimaafkan dan terimakasih:)

.

Referensi:

https://id.quora.com/Apa-itu-Koreaboo

https://en.m.wiktionary.org/wiki/Koreaboo

https://m.blog.naver.com/marlboro9406/221531233582

https://m.koreatimes.co.kr/pages/article.asp?newsIdx=280178