Kenapa Tertawa Bisa Menular ke Orang Lain? Ini Alasannya! - 𝗔𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗽𝗮 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗮𝘄𝗮 𝗕𝗶𝘀𝗮 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗹𝗮𝗿
Tertawa merupakan hal sering terjadi pada setiap orang. Bahkan seseorang dapat tertawa karena tertular oleh orang lain. Kok bisa? Iya, bisa. Berdasarkan hasil penelitian, tertawa memang dapat menular ke orang lain yang melihatnya.
Ketika kita melihat orang lain tertawa, terkadang kita juga akan ikut tertawa atau tersenyum. Walaupun hal itu mungkin tidak lucu, tapi kita akan reflek ikut tertawa melihat orang lain yang sedang tertawa. Hal ini dapat terjadi karena otak kita mengamati gerak aktivitas yang dibuat oleh otot-otot wajah orang lain.
Menurut Sophie Scott seorang pakar saraf di University College London, menyatakan bahwa ketika ada orang yang tertawa, bagian otak kita yang disebut korteks premotor secara otomatis akan menggerakkan otot pada bagian wajah, seperti orang yang sedang tertawa.
Jadi, ketika ada orang lain yang sedang tertawa apalagi tertawanya terbahak-terbahak, maka otak kita akan merespon ketawa orang lain itu dengan cara menirukan ekspresi yang sama.
𝙍𝙚𝙛𝙚𝙧𝙚𝙣𝙨𝙞:
[1] Yuliasa, Fitri. 2020. "Bisa Bikin Rileks hingga Menular, Ini Fakta-Fakta Menarik Tentang Tertawa". Diakses melalui https;//www,solopos,com/bisa-bikin-rileks-hingga-menular-ini-fakta-fakta-menarik-tentang-tertawa-1082523/amp. Pada 13 September 2021.
[2] Cahya, Indra. 2016. "Bukan misteri, ini penjelasan mengapa tawa bisa menular". Diakses melalui https;//www,merdeka,com/amp/sehat/bukan-misteri-ini-penjelasan-mengapa-tawa-bisa-menular.html. Pada 13 September 3021.
